Gantungkan Cita-citamu setinggi langit-langit

30 11 2006

Perjalanan hidup saya sungguh membingungkan, cita2 saya pertama kali kepingin jadi pilot. Seiring berjalannya waktu, ikut trend anak SD waktu itu, kepingin jadi Dokter! Pikir-punya pikir, nggak jadi ahh, saya orang yang nggak tegaan. Jangankan nyayat orang, disuruh motong ayam aja nggak tega. (Nggak tega apa takut Flu Burung yah?). Selanjutnya, di kelas enam sampai SMP, kepingin jadi ahli matematika yang kebetulan waktu itu nilai Matematika saya diatas rata2 (bukan maksud hati bersombong, salah sendiri iseng, saya kan nggak pernah ngasih tau kamu kalo ada cerita beginian di dokumen ini, hehehe!

Saya lanjutin lagi ya, SMU Masuk kelas IPA, jago gambar dan kepingin masuk arsitek (di Bandung pula-yang konon katanya terbaik seindonesia), fiuh.. Lagi2 gagal, harus menerima kenyataan kuliah di Arsitek nggak murah. Pindah haluan lagi ke Fakultas Komputer (alamaaak, nggak diterima bung, susyehnya minte ampyuun!). Untungnya keterima juga di UNJ, Teknik Elektro. Ndelalah baru hari pertama masuk, Kajurnya dah ngasih tau kalo kuliah disono paling cepet 7 tahun! (AJEGILE, KAPAN KELARNYA GW! Dengan segera Bulatkan Tekad, Tahun Depan harus UMPTN lagi!). Yeahh! UMPTN kedua lulus, lagi2 pilihan terakhir, diterima di Hukum UI (Ajegile dua kali! Saya kan anak IPA, tau apa soal Hukum!) Takut nggak bisa ngikutin mata kuliah hukum, Elektro jangan dilepas dulu ah (sayang, soalnya IP saya dah diatas 3). Niat mau untung, malah buntung, kecapean mondar-mandir Rawamangun-Depok-Bekasi, bikin IP pertama di UI nggak memuaskan, bayangkan nyaris nggak lulus semua (berarti ada yang nggak lulus dong, emang bener!), nilai PAS-PASAN. Mau nggak mau-tapi sebenarnya nggak mau-harus pilih kuliah salah satu aja!

Kredibilitas UI yang lebih menjamin telah membuat saya meninggalkan UNJ yang telah saya jalani selama 2 1/2 tahun. Dengan senang hati menjalani kuliah di UI, cara pandang saya menjadi lebih lebih berkembang, relasi juga nggak sedikit. Entah kenapa, saya malah nggak mau jadi pengacara! hehehe. Itulah perjalanan hidup saya yang berwarna-warni, orang sering nanya, “Kok bisa sih, elo gonta-ganti bidang begitu, nggak ribet apa nantinya?” dengan gampangnya saya menjawab, “Ribet atau nggak kan itu cuma perasaan, kalo mau dibikin ribet ya ayuuk, kalo nggak dibikin ribet ya monggo. Kalau saya sih dibawa senang aja, toh nggak ada ruginya kok buat saya, saya malahan mendapat ilmu baru yang belum saya dapat sebelumnya!” Beres kan! Sekian

Quote Of The Day
“Kebahagiaan adalah apa yang kita rasakan, bukan apa yang kita dapatkan”
(November 2006, Ulil Nurasatya)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: