PUISI KARYAWAN STRESS

1 01 2007

Akulah karyawan paling rajin di dunia,
Berani berkorban nggak nonton Piala Dunia,
Meski hati merana tapi tetap berdedikasi ,
Meski hari sabtu gini aku tetap berdasi ,

Akulah karyawan paling pantes dapet promosi,
Selalu paling depan ngisi daftar absensi ,
Di antara rekan akulah yang paling rajin ,
Temen yang nggak masuk pun aku absenin

Jam 8 kurang udah masuk kantor ,
Tidak lupa membeli koran,
Di koran banyak berita koruptor ,
Kenapa gua nggak kebagian ?

Sekarang hidup bener-bener nggak aman ,
Pake handphone di mobil digedor kapak merah ,
Itulah kenapa aku nggak beli mobil dan handphone ,

Tahun pertama ngantor masih tinggal di kost,
Tahun ketujuh ngantor udah pindah tempat kost,
Tahun pertama pergi-pulang nebeng tukang pos,
Di saat krismon pergi-pulang nebeng boss,

Akulah karyawan yang paling setia,
Sedari peletakan batu pertama kantor, aku jadi
kulinya, Sampai kantor
punya jaringan komputer, aku jadi net-admin-nya,
Sampai kantor diledakin ,
aku jadi otaknya… !! Ha..ha..ha..


Aksi

Information

One response

20 02 2007
Prima

Wah..wah..wah…
ada wacana apa nih di balik dimuatnya “Puisi Karyawan Stress”?
Anyway,by the way, untuk menjadi seorang bos, ya kita harus menjadi seorang bawahan (alias karyawan) dulu bukan?
FYI, aku bangga lho punya pacar sebagai karyawan yang rajin, such as sabtu-sabtu berdasi (sounds like salesman, he?!), dll. Yaahhh…yang penting rajin dan berdedikasi lah… Biar berkah…(amin) biar kerja bernilai ibadah (amin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: